Benteng Martello Pulau Kelor, Jejak Sejarah Yang Menyimpan Misteri Dan Pesona Pulau Seribu
Benteng Martello di Pulau Kelor menyimpan sejarah kolonial, misteri, dan pesona alam, menjadikannya destinasi menarik Pulau Seribu.
Pulau Kelor, bagian Kepulauan Seribu di Jakarta, menyimpan peninggalan bersejarah menarik, Benteng Martello. Benteng ini bukan hanya simbol pertahanan kolonial, tetapi juga saksi bisu perjalanan sejarah Indonesia dari masa Belanda. Keindahan alam sekitar, perpaduan laut biru, dan bangunan bersejarah menjadikannya destinasi yang patut dikunjungi.
Jelajahi Benteng Martello Pulau Kelor dan rasakan sensasi sejarah kolonial, arsitektur unik, serta pemandangan laut yang memukau, hanya di Archipelago Indonesia.
Sejarah Singkat Benteng Martello
Benteng Martello dibangun pada abad ke-19 oleh Belanda untuk menjaga jalur perdagangan dan pertahanan laut. Strategisnya lokasi Pulau Kelor memudahkan pengawasan terhadap kapal asing yang masuk perairan Jakarta. Nama “Martello” sendiri berasal dari tipe benteng berbentuk silinder yang populer di Eropa pada era kolonial.
Selain sebagai pos pertahanan, benteng ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan senjata dan amunisi. Struktur tebalnya dirancang agar tahan terhadap serangan artileri lawan. Di masa itu, benteng menjadi titik penting yang mengontrol pergerakan laut dan melindungi kepentingan kolonial Belanda.
Kini, benteng ini menjadi saksi sejarah yang menarik wisatawan. Meski tak lagi berfungsi sebagai pertahanan, keberadaan benteng tetap memikat karena arsitektur dan cerita di baliknya. Banyak pengunjung datang untuk belajar sejarah sekaligus menikmati pemandangan laut yang menakjubkan.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Aktivitas Wisata di Pulau Kelor
Selain menikmati sejarah, pengunjung dapat menikmati aktivitas outdoor di Pulau Kelor. Snorkeling dan berenang di sekitar pulau menjadi favorit karena airnya yang jernih dan terumbu karang yang indah. Pemandangan laut biru menambah daya tarik lokasi ini.
Fotografi juga menjadi aktivitas populer. Benteng Martello dengan latar laut lepas dan pulau-pulau kecil di sekitarnya menciptakan komposisi foto yang menawan. Banyak wisatawan datang untuk mengambil foto dramatis di puncak benteng saat matahari terbenam.
Pulau ini juga cocok untuk piknik santai. Pengunjung dapat menikmati suasana damai sambil menelusuri jejak sejarah. Suara ombak dan angin laut menambah sensasi pengalaman berlibur yang tak terlupakan.
Baca Juga: Rahasia Alam Terindah! Jelajahi Pesona Air Terjun Penimbungan
Keunikan Arsitektur Benteng Martello
Benteng Martello memiliki bentuk silinder khas benteng Martello Eropa. Tingginya sekitar 10 meter dengan dinding tebal yang dibangun dari batu karang. Desain ini membuatnya tahan terhadap serangan senjata berat pada zamannya. Struktur sederhana namun kokoh menjadi ciri khas benteng ini.
Di bagian atas, terdapat meriam yang menghadap laut. Dahulu, pasukan menggunakan meriam ini untuk menahan serangan kapal musuh. Meskipun sebagian meriam asli telah hilang, pihak pengelola tetap mempertahankan replika dan posisi aslinya agar pengunjung dapat membayangkan fungsinya.
Selain itu, terdapat lorong-lorong sempit di dalam benteng yang menghubungkan ruang senjata, gudang, dan ruang pengawas. Lorong ini memberi nuansa petualangan tersendiri bagi pengunjung yang ingin mengeksplorasi setiap sudutnya.
Tips Berkunjung ke Benteng Martello
Untuk mencapai Pulau Kelor, wisatawan dapat menggunakan kapal dari Marina Ancol atau pelabuhan lokal di Kepulauan Seribu. Perjalanan memakan waktu sekitar 1–2 jam tergantung cuaca dan jenis kapal. Disarankan membawa bekal karena fasilitas terbatas di pulau.
Gunakan alas kaki nyaman untuk menelusuri benteng. Dinding batu yang licin dan tangga sempit memerlukan perhatian ekstra. Selain itu, pakaian yang ringan dan topi akan membantu melindungi dari panas matahari.
Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi atau sore hari. Selain cuaca lebih bersahabat, momen matahari terbit atau terbenam memberikan panorama yang luar biasa. Jangan lupa membawa kamera untuk mengabadikan pengalaman berharga.
Jangan lewatkan info terbaru tentang Archipelago Indonesia, selalu diperbarui setiap hari, menyajikan berita lengkap dan menarik untuk Anda.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari idntimes.com
- Gambar Kedua dari pagaralampos.disway.id
