Menjelajahi Keagungan Benteng Kedung Cowek, Saksi Bisu Sejarah Surabaya
Benteng Kedung Cowek di Surabaya, berusia 125 tahun, menyimpan sejarah kolonial Belanda yang menarik untuk dijelajahi wisatawan.
Surabaya, kota pahlawan yang kaya sejarah, menyimpan banyak jejak masa lalu menarik. Salah satunya adalah Benteng Kedung Cowek, kompleks pertahanan laut kolonial Belanda berusia 125 tahun. Terletak strategis di sisi timur Jembatan Suramadu, benteng ini menawarkan pengalaman wisata sejarah memukau bagi pengunjung yang ingin menelusuri kisah masa lampau.
Sejarah Dan Lokasi Benteng Kedung Cowek
Benteng Kedung Cowek merupakan peninggalan kolonial Belanda yang berdiri kokoh di atas tanah milik Kodim 0831 Surabaya Timur. Usianya yang telah mencapai 125 tahun menjadikannya saksi bisu berbagai peristiwa sejarah di Surabaya. Wisatawan penasaran mudah mengakses benteng karena lokasinya yang dekat dengan Jembatan Suramadu.
Nama “Benteng Kedung Cowek” sebenarnya mengacu pada satu kesatuan benteng pertahanan pantai bernama “Kustbatterij Kedoeng-tjowek.” Kompleks ini menampilkan dua bagian: Benteng Suramadu di dekat area parkir dan Benteng Kedung Cowek di dalam hutan. Para arsitek membangun kedua benteng ini pada Januari 1900.
Pembangunan benteng ini didasarkan pada cetak biru yang ditandatangani oleh Kapten Zeni J.C. Proper di Batavia pada tanggal 15 Januari dan 30 April 1900. Hal ini menunjukkan perencanaan yang matang dan detail dalam upaya pertahanan perairan Timur Selat Madura pada masa itu, meliputi Semambung, Kedung Cowek, dan Kalidawir.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Fasilitas Dan Akses Menuju Benteng
Untuk menuju Benteng Kedung Cowek, d’Travelers bisa berkendara dari Kota Lama Surabaya menuju Jembatan Suramadu. Setelah memutar balik di bawah jembatan, akan ada jalan kecil yang mengarah ke area parkir kendaraan. Kondisi jalan yang baik memudahkan akses para pengunjung.
Di area parkir, terdapat beberapa warung makan yang menawarkan berbagai pilihan kuliner. Jadi, pengunjung tidak perlu khawatir jika ingin bersantap siang atau sekadar beristirahat setelah perjalanan. Keberadaan fasilitas ini menambah kenyamanan bagi para wisatawan.
Tidak ada biaya tiket masuk untuk mengunjungi Benteng Kedung Cowek. Pengunjung hanya perlu membayar biaya parkir sebesar Rp10.000 untuk mobil. Pengunjung meninggalkan area parkir dan menyusuri jalan setapak; pepohonan besar dan lapangan terbuka membingkai perjalanan mereka, menciptakan suasana asri.
Baca Juga: Savana Bekol di Baluran, Satwa Liar dan Panorama Instagramable di Banyuwangi
Struktur Dan Arsitektur Benteng
Ketika memasuki area benteng, pengunjung akan langsung merasakan kesan kekar dan kokoh dari bangunan ini. Tembok benteng memiliki ketebalan sekitar 30 cm, menunjukkan kekuatan dan daya tahan yang luar biasa. Desain struktur ini memungkinkan benteng menahan serangan dari laut secara efektif.
Di lantai pertama benteng, terdapat bunker dan gudang peluru yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan amunisi dan perlindungan. Sementara itu, di bagian atas benteng, terdapat parepet atau dinding batas keamanan yang menghadap langsung ke Selat Madura. Parepet ini terhubung dengan menara pengintai dan dek meriam, mengindikasikan fungsi strategisnya.
Benteng ini memiliki beberapa menara pengintai, bunker, kolam persediaan air, serta meriam berkaliber 150 mm dan 37 mm. Meskipun meriam-meriam itu telah hilang, pengunjung masih bisa menemukan rel dan baut bekas dudukan meriam di salah satu dek. Hal ini menjadi bukti nyata kekuatan pertahanan yang pernah ada di lokasi ini.
Daya Tarik Wisata Sejarah
Bangunan benteng yang masih terjaga memancarkan nilai historis, meski beberapa bagiannya ditutupi semak dan mural. Suasana asri di sekeliling benteng juga menjadi daya tarik tersendiri, menjadikannya objek favorit bagi para fotografer yang mencari latar belakang unik.
Walikota Surabaya menetapkan Benteng Kedung Cowek sebagai Bangunan Cagar Budaya melalui SK No. 188.45/261/436.1.2/2019. Penetapan ini menegaskan pentingnya melestarikan benteng sebagai warisan sejarah. Hal ini juga menjadi penarik bagi wisatawan sejarah.
Dengan segala pesona dan nilai sejarahnya, Benteng Kedung Cowek sangat direkomendasikan sebagai salah satu destinasi wisata sejarah di Surabaya. Kunjungan ke benteng ini tidak hanya menawarkan pengalaman edukatif, tetapi juga kesempatan untuk mengagumi arsitektur kolonial dan menikmati suasana alam yang tenang.
Jangan lewatkan info terbaru tentang Archipelago Indonesia, selalu diperbarui setiap hari, menyajikan berita lengkap dan menarik untuk Anda.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari travel.detik.com
- Gambar Kedua dari travel.detik.com
