|

Mengintip Istana Pagaruyung, Ikon Budaya Dengan Arsitektur Menakjubkan

Jelajahi Istana Pagaruyung, ikon budaya Minangkabau dengan arsitektur menakjubkan yang memukau wisatawan dan sejarahwan.

Mengintip Istana Pagaruyung, Ikon Budaya Dengan Arsitektur Menakjubkan

Istana Pagaruyung menjadi simbol kekayaan budaya Minangkabau yang memikat. Bangunan megah ini memadukan keindahan arsitektur tradisional dengan nilai sejarah yang tinggi.

Setiap ukiran dan atap bertingkatnya menceritakan kisah leluhur, membuat pengunjung tidak boleh melewatkan destinasi wisata ini. Dalam Archipelago Indonesia ini, kita akan mengintip detail arsitektur, sejarah, dan pesona Istana Pagaruyung yang menakjubkan.

tebak skor hadiah pulsabanner-free-jersey-timnas

Mengenal Istano Basa Pagaruyung, Ikon Budaya Minangkabau

Indonesia melestarikan kekayaan sejarah dan budaya yang bernilai tinggi, sekaligus menjadikannya objek wisata. Salah satu destinasi budaya yang menarik dikunjungi adalah Istano Basa Pagaruyung, yang terletak di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Istano Basa Pagaruyung, atau Istana Besar Kerajaan Pagaruyung, menampilkan rumah gadang tradisional lengkap dengan berbagai peralatan dan artefak bersejarah. Bangunan ini menjadi simbol budaya Minangkabau dan pusat perhatian wisatawan yang ingin menyelami sejarah daerah.

Selain nilai sejarah, istana ini menjadi ikon arsitektur Minangkabau yang unik. Setiap sudut bangunan memancarkan filosofi lokal tetapi juga memahami budaya dan tradisi masyarakat Minang.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Sejarah Berdirinya Istano Basa Pagaruyung

Menurut ensiklopedia Universitas Stekom, Raja Adityawarman awalnya membangun istana ini di atas Bukit Batu Patah. Namun pada 1804, Perang Padri membakar habis istana pertama sehingga meninggalkan reruntuhan bersejarah.

Gubernur Sumatera Barat, Harun Zain, memulai upaya membangun kembali istana pada 1968 untuk memperkuat kebanggaan masyarakat Minang. Pembangunan ulang itu selesai pada 1976 di lokasi sekarang, sekaligus membuka istana sebagai objek wisata dan situs cagar budaya.

Pendirian ulang ini juga menjadi simbol pemersatu masyarakat Minangkabau pasca peristiwa PRRI. Bangunan baru tetap menampilkan arsitektur tradisional.

Baca Juga: Tomohon, Surga Bunga Yang Wajib Dikunjungi di Sulawesi Utara

Peristiwa Kebakaran Dan Rehabilitasi Istana

 Peristiwa Kebakaran Dan Rehabilitasi Istana 700

Pada 27 Februari 2007, Istano Pagaruyung mengalami kebakaran hebat akibat sambaran petir di puncak istana. Api menghanguskan sebagian besar dokumen bersejarah dan kain hiasan.

Rehabilitasi dilakukan dengan cermat untuk memulihkan struktur dan koleksi yang hilang. Istana kembali diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Oktober 2013, menegaskan kembali statusnya sebagai warisan budaya yang dilindungi.

Meskipun menggunakan material modern untuk keamanan, teknik pembangunan tetap mempertahankan metode tradisional Minangkabau. Hal ini memastikan setiap ukiran dan elemen istana tetap memancarkan nilai estetika dan filosofi leluhur.

Keunikan Arsitektur Dan Koleksi Istana

Istana Pagaruyung memiliki tiga lantai, 72 tonggak, 11 gonjong atap, serta tanduk yang terbuat dari 26 ton serat ijuk. Bangunan ini dihiasi dengan 60 ukiran yang menggambarkan filosofi, budaya, dan cerita masyarakat Minangkabau.

Di dalam istana terdapat 100 replika furnitur dan artefak antik yang mencerminkan kehidupan kerajaan masa lalu. Ruang anjung di sisi kanan dan kiri menegaskan sistem pemerintahan aristokrat Koto Piliang, di mana posisi duduk menunjukkan status sosial.

Setiap lantai memiliki fungsi berbeda. Hal ini menunjukkan peran strategis istana sebagai pusat pemerintahan sekaligus kediaman kerajaan.

Istana Pagaruyung Sebagai Museum Dan Destinasi Wisata

Saat ini, Istano Basa Pagaruyung berfungsi sebagai museum khusus yang menampilkan kekayaan budaya Minangkabau. Pengunjung dapat belajar sejarah kerajaan sekaligus menikmati keindahan arsitektur tradisional.

Museum ini juga mengedukasi masyarakat tentang sistem pemerintahan lama yang dipimpin oleh tiga pemimpin. Sebagai destinasi wisata, Istano Basa Pagaruyung menjadi tujuan populer bagi wisatawan lokal maupun internasional.

Keunikan arsitektur, sejarah panjang, dan koleksi budaya menjadikan istana ini pengalaman budaya yang tak terlupakan bagi siapa pun yang berkunjung. Ikuti selalu informasi terbaru tentang Archipelago Indonesia yang kami perbarui setiap hari dengan berita lengkap dan menarik untuk Anda.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari detik.com
  • Gambar Kedua dari antarafoto.com

Similar Posts