Pantai Tanjung Berikat, Keindahan Anti-Mainstream Yang Bikin Semua Terpana!

Pantai Tanjung Berikat menawarkan keindahan anti-mainstream dengan pasir putih, air jernih, dan suasana tenang yang membuat semua pengunjung terpana.

Pantai Tanjung Berikat menawarkan keindahan anti-mainstream

Pantai Tanjung Berikat di Bangka Tengah, Bangka Belitung, kini jadi sorotan wisatawan lokal dan mancanegara berkat panorama alam memukau. Hamparan pasir putih berbentuk busur alami dikelilingi pepohonan hijau, menciptakan suasana tenang jauh dari keramaian. Pesona anti-mainstream ini membuat pengunjung terpana dan mendorong promosi pariwisata Babel semakin masif.

Berikut ini akan menyoroti Pantai Tanjung Berikat, pesona anti-mainstream dengan pasir putih dan panorama alam memukau wisatawan.

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE
LIVE STREAMING WORLD CUP 2026

Panorama Pasir Putih Memesona

Pantai Tanjung Berikat punya hamparan pasir putih bersih membentuk tanjung melengkung indah. Ombak landai biru jernih cocok berenang atau snorkeling santai tanpa arus kuat. Pepohonan kelapa dan pandan laut lindungi dari angin kencang sepanjang hari.

Wisatawan kagum saat matahari terbit pukul 06.00 WIB, ciptakan siluet emas di ufuk timur. Pantai ini minim sampah berkat lokasi terpencil, jauh dari zona industri Bangka. Kebersihan alami jadi daya tarik utama pengunjung sadar lingkungan.

Sunset pukul 18.00 WIB tak kalah epik dengan gradasi jingga-merah memantul di permukaan laut tenang. Wisatawan jarang menemui fenomena ini di pantai populer lain. Pengunjung sering foto drone untuk abadikan keindahan 360 derajat.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Akses Mudah dan Fasilitas Lengkap

Lokasi hanya 30 km dari Pangkalpinang via jalan aspal mulus dengan waktu tempuh 45 menit berkendara. Untuk memudahkan, pengelola memasang papan petunjuk jelas dari simpang Sungai Selan. Selain itu, tersedia parkir luas gratis yang muat 100 mobil serta aman karena dilengkapi pos jaga 24 jam.

Fasilitas toilet modern, musala ber-AC, dan area ganti baju tersedia secara gratis. Selain itu, warung makan sederhana menjual seafood segar seperti ikan bakar seharga Rp25.000/porsi plus es kelapa muda dingin. Untuk mendukung keasrian, penyediaan tempat sampah terpilah mendorong wisata berkelanjutan di area ini.

Pengelola menyediakan saung bambu berkapasitas 20 orang dengan harga sewa Rp300.000/hari, lengkap dengan tikar dan meja. Bagi penyuka petualangan air, perahu nelayan tersedia dengan sewa Rp150.000/jam untuk menjelajahi spot snorkeling sejauh 200 meter dari pantai. Menariknya, destinasi ini juga menyediakan akses ramah disabilitas melalui jalur kayu antislip.

Baca Juga: Pantai Batu Rakit: Surga Tersembunyi Dengan Pasir Putih dan Air Jernih

Aktivitas Seru Anti-Mainstream

 Aktivitas Seru Anti-Mainstream

Snorkeling di spot karang mini memungkinkan pengunjung melihat ikan nemo warna-warni tanpa perlu alat mahal. Air dangkal sekitar 1 meter aman untuk anak-anak, dan spot underwater-nya menjadi favorit untuk foto Instagram. Peralatan sewa lengkap, termasuk pelampung dan kaki katak, hanya Rp50.000 per set.

Jalan kaki menyusuri tanjung sepanjang 2 km menawarkan pengalaman pijak pasir lembut seperti tepung. Selain itu, wisatawan bisa menjadikan koleksi kerang laut kering dan batu akik pantai sebagai suvenir gratis. Oleh karena itu, wisatawan paling meminati aktivitas pagi hari untuk menghindari terik matahari siang.

Volleyball pantai dan lomba lompat karung bambu rutin diadakan tiap akhir pekan. Komunitas lokal juga menyelenggarakan lomba layar tradisional perahu ketek. Penyelenggara mengajak pengunjung ikut secara gratis sambil menikmati kopi tahl khas Bangka Tengah guna menambah pengalaman budaya lokal.

Potensi Wisata dan Pelestarian

Dikelola oleh warga Desa Tanjung Berikat, pantai ini menghasilkan pendapatan Rp500 juta per bulan bagi 50 keluarga lokal. Homestay bambu seharga Rp250.000 per malam lengkap dengan sarapan ikan asin menjadi favorit wisatawan. Program adopsi pantai mengajak pengunjung membersihkan 1 km garis pantai, sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan.

Pemerintah Provinsi Bangka Belitung menargetkan Tanjung Berikat masuk dalam 10 destinasi super prioritas pada 2027. Rencana pembangunan termasuk cable car melintasi teluk dan terowongan bawah laut untuk observasi biota laut. Pemerintah (atau investor) akan menggunakan investasi Rp200 miliar untuk meningkatkan infrastruktur berkelanjutan tanpa merusak ekosistem.

Nelayan lokal menjalankan program transplantasi 1.000 bibit per tahun untuk melestarikan karang. Pemerintah (atau otoritas terkait) menegakkan larangan plastik sekali pakai dengan denda Rp100.000 per pelanggar. Selain itu, wisatawan juga mempelajari filosofi “Pasir Kembali ke Laut” sebagai simbol cinta dan tanggung jawab terhadap alam Bangka.

Ikuti selalu informasi terbaru tentang Archipelago Indonesia yang kami perbarui setiap hari dengan berita lengkap dan menarik untuk Anda.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari tripadvisor.co.id
  • Gambar Kedua dari gotravelaindonesia.com

Similar Posts