|

Benteng Baadia, Destinasi Wisata Sejarah Megah di Buton Yang Wajib Dikunjungi!

Benteng Baadia di Buton merupakan destinasi wisata sejarah megah yang wajib dikunjungi karena keindahan dan nilai budayanya tinggi.

Benteng Baadia, Destinasi Wisata Sejarah Megah di Buton Yang Wajib Dikunjungi!

Dibangun pada masa Sultan Muhammad Idrus Kaimuddin I (1824-1851), benteng seluas 4.389 m² ini jadi benteng pertahanan utama di sisi selatan Benteng Keraton Buton. Terbuat dari batu karang campur putih telur, struktur setinggi 7-8 meter tahan gempa dan cuaca ekstrem 200 tahun, lindungi kerajaan dari serangan bajak laut Wakatobi dan Belanda.

Berikut ini Archipelago Indonesia akan membahas keindahan Benteng Baadia di Buton sebagai destinasi wisata sejarah megah penuh nilai budaya.

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE
LIVE STREAMING WORLD CUP 2026

Latar Belakang Pendirian Benteng Baadia

Sultan Buton XXIX bangun Benteng Baadia tahun 1824-1851 atasi ancaman bajak laut dari Selat Buton yang rampas kapal dagang rempah. Lokasi strategis di Kelurahan Baadia, Kecamatan Murhum, Kota Baubau, jadi pos pengawas selatan Keraton Buton berjarak 500 meter arah laut.

Benteng ini lengkapi sistem pertahanan Kesultanan Buton bareng Benteng Sorowalio 1 & 2 di timur dan Benteng Kamali barat. Total 4 benteng kawal ibu kota kerajaan, strategi tangible lindungi pusat pemerintahan, pelabuhan, dan 50.000 rakyat dari invasi maritim.

Pembangunan libatkan 5.000 rakyat Buton selama 27 tahun, ambil 100.000 ton batu karang lokal kapur gunung. Putih telur dari 10.000 ayam campur kapur jadi perekat alami tahan gempa 7 SR, teknik arsitektur tradisional unggul era kolonial.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Arsitektur Megah dan Spesifikasi Teknik

Benteng Baadia bentuk denah tak beraturan ikut kontur bukit setinggi 50 meter di atas permukaan laut. Tembok tebal 1 meter, tinggi 7-8 meter, luas 4.389 m² keliling 300 meter. Material batu karang ukuran 50x30x20 cm susun rapi tanpa semen modern, pola zigzag anti ledak.

Fitur pertahanan: 3 bastion menara meriam siku-siku, 2 pintu darurat sisi barat-timur lebar 1,5 meter, parapet tembak panah keliling tinggi 1,2 meter. Gerbang utama hadap timur ke arah laut, monitor kapal musuh 10 km jauhnya dengan teropong bambu.

Di dalam benteng, puing pesantren Sultan seluas 200 m² dan barak prajurit 500 orang. Sumur resapan 5 meter dalam simpan air hujan 6 bulan blokade, gudang amunisi batu lodra 2 ton tahan serangan panjang 3 bulan penuh.

Baca Juga: Bikin Merinding! Rahasia Suku Bugis Yang Masih Dijaga Sampai Sekarang

Peran Strategis Dalam Pertahanan Kesultanan

Peran Strategis Dalam Pertahanan Kesultanan

Benteng Baadia jadi basis pertahanan selatan cegah bajak laut Wakatobi dan Bugis Makassar rampas hasil laut. 300 prajurit elit jaga 24 jam bergilir, 20 meriam besi tembak jarak 2 km hantam kapal kayu musuh dalam 1 tembakan akurat.

Selama Perang Padri pengaruh 1830-an, benteng tolak 5 serangan kolonial Belanda dengan artileri VOC. Sultan Idrus pimpin perlawanan gerilya, simpan emas kerajaan 200 kg dan 500 senjata tradisional (tombak, pedang) di ruang bawah tanah rahasia 10×10 meter.

Sistem pertahanan intangible: rakyat Buton latih tempur tombak tiap Jumat, intelijen pantau Teluk Baubau via perahu layar. Benteng ini tak pernah jatuh, bukti arsitektur lokal kalahkan artileri Eropa dan strategi perang modern.

Kondisi Kini dan Nilai Wisata Historis

Hari ini, Benteng Baadia jadi cagar budaya nasional masuk 100 situs prioritas Kemdikbud 2026. Restorasi 2023 ganti 30% batu runtuh akibat gempa 2018, pasang papan informasi digital QR code sejarah multibahasa Indonesia-Inggris.

Jam buka 08.00-17.00, tiket masuk Rp 20.000/orang, kunjungi gratis museum mini replika meriam besi 200 tahun. Spot foto panorama Laut Buton viral Instagram, tarik 50.000 wisatawan/tahun domestik mancanegara.

Pemerintah Buton rencana event Festival Benteng Baadia tahunan mulai 2027, libatkan 10.000 pelajar pelajari sejarah tolak kolonial via teater kolosal. Potensi ekowisata: trekking bukit Baadia 3 km, homestay adat 20 rumah konsep zero waste.

Jangan lewatkan kesempatan untuk menjelajahi informasi terbaru lainnya, semuanya hanya di Archipelago Indonesia.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari travelfeed.com
  • Gambar Kedua dari travelfeed.com

Similar Posts