Bukit Kapur Jaddih, Surga Tersembunyi Yang Bikin Feed Instagram Makin Kece!

Di Madura, Bukit Kapur Jaddih menawarkan tebing putih dan kolam hijau yang memesona, sempurna untuk foto Instagram yang Instagramable.

Bukit Kapur Jaddih Di Madura

Di tengah bekas tambang kapur di Madura, tersembunyi destinasi unik favorit pecinta fotografi dan wisata selfie: Bukit Kapur Jaddih. Tebing putih dan kolam kehijauan terlihat seperti latar film fantasi, padahal hasil “bekas luka” galian C. Bukit kapur di Desa Jaddih, Bangkalan, kini menjadi kanvas hidup bagi pengguna kamera dan ponsel cerdas.

Berikut ini Archipelago Indonesia akan menyoroti Bukit Kapur Jaddih, destinasi unik di Madura yang memikat pecinta fotografi dan wisata selfie.

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE
LIVE STREAMING WORLD CUP 2026

Lokasi dan Akses Menuju Jaddih

Bukit Kapur Jaddih terletak di Desa Jaddih, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, sekitar 10–12 kilometer dari pusat kota Bangkalan. Jika berangkat dari Surabaya, pengunjung bisa melalui Jembatan Suramadu lalu melanjutkan perjalanan sekitar 1–1,5 jam, tergantung kondisi lalu lintas.

Jalan menuju Bukit Jaddih umumnya sudah cukup baik dan ramah kendaraan roda dua maupun roda empat. Hampir semua moda transportasi, mulai dari motor, mobil pribadi, hingga elf atau bus medium, bisa masuk sampai area parkir utama, sehingga kawasan ini relatif mudah diakses oleh wisatawan lokal maupun luar kota.

Dari pintu masuk wisata, pengunjung langsung disambut bentang bukit kapur putih yang menjulang. Dinding tebing kapur, bekas aktivitas galian, kini berubah jadi latar visual yang menarik, sekaligus menandai bahwa kawasan ini adalah area bekas tambang yang dihidupkan kembali sebagai tujuan wisata fotogenik.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Spot Foto Unik dan Instagramable

Salah satu daya tarik utama Bukit Jaddih adalah keberadaan sejumlah spot foto yang sangat “instagramable”. Dari area puncak bukit, pengunjung dapat mengambil foto dengan latar tebing kapur putih bertingkat, menciptakan kesan seperti sedang berada di kawasan kering nan dramatis ala luar negeri.

Ada pula area kolam atau genangan air berwarna hijau kebiruan yang terbentuk di bekas kubangan galian kapur. Permukaan air yang jernih memantulkan dinding tebing, membuatnya jadi latar ideal untuk foto refleksi, pre‑wedding, ataupun content foto tunggal kreatif. Tak heran jika banyak kreator konten sengaja datang ke sini demi satu komposisi visual yang sempurna.

Selain itu, celah‑celah tebing dan jejak pahatan bekas proses penggalian menjadi dekorasi alami yang menarik bagi penggemar fotografi arsitektur dan landscape. Di beberapa titik, terdapat jalan setapak dan tangga sederhana yang memudahkan pengunjung menikmati panorama sekaligus mencari angle kamera yang pas untuk hasil foto yang maksimal.

Baca Juga: Liburan Santai ke Pantai Kisek Wonokerto, Spot Cantik Buat Healing Tipis-Tipis

Bekas Tambang Yang Diubah Jadi Objek Wisata

"

Bukit Jaddih awalnya adalah area tambang kapur, bagian dari kawasan galian C di tiga desa: Jaddih, Rabasan, dan Parseh, dengan luas sekitar ratusan hektare. Bekas aktivitas pertambangan meninggalkan dinding kapur bertingkat tinggi, dan pengelola kini menjadikan dinding itu wahana wisata alam berbasis estetika.

Transformasi bekas tambang menjadi destinasi wisata menunjukkan kreativitas masyarakat setempat. Alih‑alih membiarkan kawasan terlantar, pengelola menjadikan tebing kapur putih sebagai daya tarik unik yang menarik wisatawan lokal dan pelancong dari luar Madura.

Pemerintah desa dan kabupaten mulai memperhatikan keselamatan dan keberlanjutan. Petugas memasang pembatas di beberapa bagian agar pengunjung tidak mendekati kawasan berbahaya, seperti bibir kubangan air dalam atau dinding kapur rawan longsor. Hal ini penting, mengingat kawasan ini pernah menjadi lokasi insiden tenggelam beberapa santri.

Tips Kunjungan Agar Foto Lebih Kece

Untuk hasil foto terbaik di Bukit Kapur Jaddih, waktu paling ideal adalah pagi hari menjelang siang atau sore hari menjelang senja, ketika pencahayaan tidak terlalu menyilaukan dan bayangan tebing tidak terlalu keras. Pada waktu ini, dinding kapur putih terlihat lebih lembut, sedangkan kolam air menampilkan warna kehijauan yang sangat menarik.

Pengelola menyarankan pengunjung memakai pakaian berwarna cerah atau kontras dengan latar putih dan biru, sehingga komposisi visual terlihat jelas dan menarik di feed media sosial. Kamera dengan lensa wide angle atau mode portrait pada ponsel cerdas sangat membantu untuk menangkap kesan dramatis dari tebing bertingkat.

Selain itu, jaga kebersihan dan keselamatan di kawasan. Buang sampah pada tempatnya, hindari kubangan air dalam, dan ikuti aturan pengelola agar kunjungan aman dan nyaman. Bukit Kapur Jaddih bukan hanya kanvas unik untuk foto, tetapi juga bentang alam yang harus kita jaga agar tetap indah bagi generasi berikutnya.

Ikuti selalu informasi terbaru tentang Archipelago Indonesia yang kami perbarui setiap hari dengan berita lengkap dan menarik untuk Anda.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari exploremadura.com
  • Gambar Kedua dari exploremadura.com

Similar Posts