| |

Sejarah Suku Melayu Di Indonesia Dengan Keunikannya

Sejarah Suku Melayu – Kelompok suku etnis yang menempati wilayah Asia tenggara Maritim dan Semenanjung Melayu sejak lama.

Sejarah-Suku-Melayu-Di-Indonesia-Dengan-Keunikannya

Sejarah Suku Melayu

Melayu mempunyai daya tarikan sejagat karena ia berkaitan dengan perubahan besar dalam kehidupan rakyat di kehidupan Hindu-Melayu kepada Islam-Melayu. Keunikan ini karena ia merupakan satu-satunya dokumen mengenai sejarah kesultanan Melayu pada abad ke-15 dan abad awal ke-16. Ia merupakan sastra sejarah yang meriwayatkan tentang asal-usul, evolusi dan keruntuhan empayar maritim Melayu yang agung, serta sistem unik kerajaan dan politik. Oleh karena itu, sejarah Melayu merupakan sumber penting bagi ilmuwan dalam bidang sosiologi, antropologi, ekonomi, politik, hubungan antarbangsa dan sastra.

Suku Melayu pertama kali masuk dan menyebar ke pulau Sumatera dan sekitarnya. Bukan hanya memiliki sejarah panjang, suku Melayu juga punya khasanah peradaban yang hingga saat ini berpengaruh di Indonesia. Konflik agraria dalam sebuah kelompok etnis yang memiliki sejarah dan budaya yang kaya. Bukan hanya memiliki akar sejarah yang panjang, suku Melayu punya khasanah perdaban yang hingga saat ini berpengaruh di Indonesia

Sejarah Suku Melayu Dan Ciri Khasnya

Salah satu budaya yang memiliki ciri khas dan terus-menerus menjadi daya tarik orang luar adalah Budaya Melayu. Melayu merupakan suku dengan kuantitas popolasi ke-8 terbanyak di Indonesia.

1. Panggilan Dalam Keluarga

Yang menjadi khas dari Melayu adalah sebutan saudara di dalam keluarga. Anak ke-2 ngah atau ongah, dibawahnya dipanggil cik, dan bungsu dipanggil cu atau ucu. Panggilan tersebut bisanya diikuti dengan menyebutkan ciri fisik seseorang yang bersangkutan, contoh cu itam, yang berarti anak bungsu yang hitam.

2. Bahasa Melayu

Kebudayaan Melayu yang paling dikenali ialah bahasanya yang digunakan. Bahasa Melayu merupakan bahasa pengantar di dalm kegiatan kegamaan dan perdagangan di Nusantara sejak abad ke-7 Bahasa Melayu dikenal sebagai bahasa resmi di sebagian negara layaknya Singapura, Malaysia, Brunei, dan Indonesia. Ciri khusus menyangkut sistem bunyi, pembentukan kata, pembentukan ayat, dan sistem yan lain. Ini bermakna tekanan pada kata. tidak merubah makna kata tetapi merubah seluruh ayat.

3. Kepercayaan Dan Agama

Kepercayaan awal masyarakat Melayu sebelum kedatangan agama adalah “animisme”, dimana mereka percaya semua benda di dalam dunia ini mempunyai roh atau semangat yang mempengaruhi kehidupan manusia sama ada baik dan buruk. Kehadiran Islam pada kala itu sudah mendatangkan perubahan yang terlampau dinamis di dalam kehidupan orang Melayu. Sepanjang abad ke 13-16 Masehi, alam Melayu mengalami proses perubahan yang menghasilkan masyarakat yang putus dari tradisi pra Islamnya kepada perubahan jiwa serta berpegang teguh kepada akidah, syariat, serta nilai-nilai hidup islam yang murni.

4. Adat Istiadat Sejarah Suku Melayu

Adat istiadat Suku Melayu banyak memperlihatkan campuran unsur lokal dan unsur luar seiring dengan kedatangan pengaruh Hindu, Islam, dan Barat ke alam Melayu. Dalam pemerintahan Malaysia, unsur-unsur adat yang tidak bertentangan ajaran Islam dibenarkan. Orang Melayu dapat menyesuaikan adat dan agama secara harmonis, walaupun ada aspek-aspek tertentu yang bertentangan tapi terus diamalkan.

Sejarah Suku Melayu Dengan Tradisinya

Sejarah-Suku-Melayu-Dengan-Tradisinya

Tradisi yang diwariskan oleh leluhur dan hingga saat ini masih dilakukan untuk mengenang semuanya. Warisan budaya Melayu Riau merupakan bagian yang kaya dan beragam dari warisan budaya Melayu di Indonesia. Riau, sebuah provinsi di Pulau Sumatra, memiliki sejarah panjang sebagai pusat kebudayaan Melayu yang kaya dengan tradisi, kesenian, dan kearifan lokal.

1. Pantun

Pantun merupakan tradisi yang sudah sangat melekat bagi suku Melayu. Cara komunikasi suku Melayu dengan khas dan menyampaikan tutur bahasa yang sopan, halus, dan enak di dengar. Pantun sendiri dapat dilihat dari sejumlah acara adat mereka, seperti mulai pernikahan hingga hasil panen bumi. Selain itu, pantun juga digunakan oleh pemuka adat dan tokoh masyarakat saat menyampaikan pidato.

2. Tepung Tawar

Tepuk tepung tawar adalah upacara adat dan juga bentuk persembahan syukur atas terkabulnya keinginan atau usaha. Upacara ini dilakukan sebagai wujud rasa syukur masyarakat Melayu setelah menikah mereka merasakan nikmat dari Tuhan dan sebagai permohonan doa restu kepada Yang Maha Kuasa agar mendapat keselamatan dan keberkahan.

3. Tradisi Pernikahan

Sebelum menikah, calon pengantin dilarang bepergian kecuali mendapat izin dari orang tuanya. Satu minggu sebelum menikah dilarang keras berpergian dan juga tiga hari sebelum menikah juga dilarang berpergian. Dalam setiap tahapannya upacara ini, masyarakat Melayu selalu menggunakan pantun untuk menyampaikan maksud dan tujuannya. Dari sekian adat pernikahan yang dapat terlihat memukau yaitu pernikahan adat Melayu yang dijadikan sebagai sebuah prosesi pemersatu dua keluarga, pernikahan bangsa Melayu tidak pernah lepas dari keberagaman aspek sosial. Keberagaman membuat entitas dalam pernikahan selalu bervariasi. Suku bangsa, agama, kelas sosial dalam sebuah rangkaian prosesi pernikahan menjadi hal yang manis untuk dikenang seumur hidup.

4. Pakaian Adat Melayu

Orang Melayu memiliki baju yang kekhasan dari segi busana, adat suku Melayu merujuk pada baju kurung yang sekarang sudah banyak perombakannya. Masih banyak lagi ciri khas dan keunikan suku Melayu yang menarik untuk diketahui oleh bangsa Indonesia, khususnya bagi generasi penerus yang berlatar belakang dari suku Melayu itu

5. Masakan Melayu

Beberapa masakan Melayu yang terkenal antara lain nasi lemak, rendang, laksa, dan satay. Masakan melayu sangat terkenal dengan penggunaan rempah-rempah yang kaya dan aroma yang kuat. Hampir setiap masakan Melayu dihidang dengan nasi, walaupun terdapat banyak jenis makanan dalam masakan Melayu, biasanya semua dihidangkan sekaligus, tanpa turutan sajian seperti dalam budaya Barat.

6. Tarian Tradisional

Tarian tradisional Melayu Riau mencerminkan keindahan gerak dan harmoni musik. Salah satu tarian yang terkenal adalah tarian Randai, yang melibatkan gerakan dinamis dan atraktif, serta dipadukan dengan musik dan nyanyian. Tarian ini sering mengisahkan kisah-kisah lokal, seperti kisah kepahlawanan atau legenda tradisional. Tarian Zapin juga menjadi bagian penting dari warisan budaya Melayu Riau, dengan gerakan yang lembut dan ritmis yang mempesona penonton.

7. Musik dan Seni Pertunjukan

Musik tradisional Melayu Riau dikenal dengan alat musik seperti gambus, gendang, rebab, dan serunai. Alunan musik yang indah menciptakan atmosfer yang khas dan mempesona. Selain itu, seni pertunjukan seperti teater Makyong dan Dondang Sayang juga menjadi bagian penting dari warisan budaya Melayu Riau. Makyong adalah teater tradisional yang menggabungkan tarian, musik, dan dialog, sementara Dondang Sayang adalah seni pertunjukan lisan yang melibatkan dialog berirama dan nyanyian.

Baca Juga : Adat Istiadat Suku Nias – Tradisi Leluhur Dan Sejarahnya

Bahasa Sejarah Suku Melayu

Pemakaian bahasa Melayu ini bermula pada abad ke-10 ketika banyak suku melayu yang berasal dari Kalimantan masuk ke Jakarta dan kemudian memilih bertempat tinggal di daerah pesisir, yakni Teluk Naga dan Ancol. Bahasa Melayu berkambang secara meluas mulai bahasa Melayu Klasik melalui masuknya berangsur-angsur berbagai unsur. Sejarah Suku Melayu memiliki bahasa yang sama dan kultur yang hampir serupa, meskipun tersebar di beberapa negara seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *