Terpesona! Menjelajahi Siu San Keng, Vihara Tertua di Medan!
Pengunjung terpesona menjelajahi Vihara Siu San Keng, vihara tertua di Medan, dengan arsitektur Tionghoa megah dan sejarah panjang.
Vihara Siu San Keng berdiri megah sebagai saksi sejarah Medan sejak 1890, vihara tertua dengan arsitektur Tionghoa memukau. Terletak di Jalan Komodor Laut Yos Sudarso, Labuhan Deli, bangunan merah ini simbol toleransi, berhadapan dengan Masjid Al-Osmani. Kunjungan ke sini seolah membawa pengunjung kembali ke era kolonial penuh harmoni etnis Tionghoa.
Berikut ini Archipelago Indonesia akan mengajak pengunjung menjelajahi Vihara Siu San Keng, vihara tertua di Medan dengan arsitektur Tionghoa memukau.
Sejarah Glorious Pendirian
Vihara ini didirikan pada Tahun Harimau 1890 oleh Shia Eng Tjai bersama 11 tokoh Tionghoa perantau, tepat di pusat perdagangan Pelabuhan Labuhan Deli. Tjong A Fie turut berperan antara 1890–1894, membangun tempat ibadah di tengah hiruk-pikuk pelabuhan.
Kala itu, komunitas Tionghoa membutuhkan pusat spiritual, sehingga vihara menjadi jantung kehidupan sosial hingga kini. Meski melewati dua perang dunia dan berbagai renovasi bertahap, bentuk asli tetap lestari, menjaga warisan berusia 136 tahun.
Ketua vihara, Sie Kok Yong, mengatakan, “Ini bukti etnis Tionghoa sudah lama berbaur di Medan.” Bersebelahan dengan masjid, vihara menjadi simbol akulturasi yang menjadikan Medan kota toleran sejak abad ke-19.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Arsitektur Merah Memukau
Warna merah khas Tionghoa mendominasi bangunan seluas 1 hektare, dihiasi ornamen naga meliuk, patung dewa-dewi, dan ukiran tradisional dari pintu masuk hingga atap melengkung. Pagoda bertingkat yang ikonik menambah aura mistis vihara.
Pintu gerbang raksasa menyambut jemaah, dengan patung penjaga di sisi kanan dan kiri yang seolah berjaga abadi. Dupa harum memenuhi interior, sementara altar raksasa Kwan Im, lilin merah yang menyala, dan aroma kayu cendana tua menyelimuti ruang.
Renovasi terbaru tetap mempertahankan esensi kolonial, sekaligus menambahkan fasilitas modern seperti AC dan lampu LED. Atap genting warna-warni dengan relief burung phoenix membuat vihara menjadi spot foto Instagramable yang memikat pengunjung.
Baca Juga: Teluk Jailolo: Bahari Tersembunyi di Timur Indonesia yang Wajib Dikunjungi!
Simbol Harmoni Antaragama
Vihara yang berhadapan langsung dengan Masjid Al-Osmani menjadi ikon toleransi Medan, di mana umat saling menyapa saat ibadah. “Keberagaman identitas Medan sudah ada sejak lama,” kata Sie Kok Yong, menegaskan harmoni etnis di kota pelabuhan.
Warga lokal rutin melakukan ziarah lintas agama, sementara wisatawan asing terkesan dengan simbol persatuan ini. Vihara dan masjid berdampingan tanpa gesekan, menjadi model nyata NKRI harga mati di Sumatera Utara.
Wisatawan meramaikan perayaan Imlek, sementara pasar kaki lima dan pedagang sate Padang di sekitar masjid menambah warna suasana. Harmoni ini adalah warisan leluhur yang mengajarkan generasi milenial menjaga toleransi di era media sosial.
Aktivitas dan Daya Tarik
Jemaah rutin melaksanakan sembahyang pagi dan sore, menabur bunga di altar, serta membakar kemenyan yang wangi menyelimuti seluruh vihara. Perayaan Cap Go Meh berlangsung megah dengan barongsai yang riuh, kembang api meledak di langit, dan ribuan pengunjung memadati area.
Wisata religi ini populer, berlokasi dekat pelabuhan Belawan, cocok masuk itinerary Medan. Pengunjung bisa masuk gratis, memanfaatkan lahan parkir luas, sekaligus didampingi guide lokal yang menceritakan legenda dan cerita mistis vihara. Souvenir berupa patung dewa mungil juga tersedia di area.
Komunitas Khonghucu Medan Labuhan aktif merawat vihara dan membuka kelas bahasa Mandarin gratis untuk anak muda. Pencinta sejarah wajib mengunjungi destinasi ini, karena setiap sudutnya masih memancarkan getar zaman Tjong A Fie yang legendaris.
Ikuti selalu informasi terbaru tentang Archipelago Indonesia yang kami perbarui setiap hari dengan berita lengkap dan menarik untuk Anda.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari detik.com